<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651</id><updated>2011-04-22T03:46:48.780+07:00</updated><title type='text'>Ibnu Thohir</title><subtitle type='html'>abu 'abbas imamul bin uzhuri bin thohir al-bantani</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-3134999029437091611</id><published>2009-03-23T17:24:00.001+07:00</published><updated>2009-03-23T17:24:38.563+07:00</updated><title type='text'>Beramal itu Mudah</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;dari sebuah survey kecil dengan tajuk “menurutmu, pahala apa yang paling mudah?” diperoleh mayoritas (delapan terbanyak) jawaban dengan urutan sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. senyum&lt;br /&gt;2. dzikir&lt;br /&gt;3. mendoakan orang&lt;br /&gt;4. tidur&lt;br /&gt;5. berniat baik&lt;br /&gt;6. salam&lt;br /&gt;7. mencintai orang karena Allah&lt;br /&gt;8. sholat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ada sebuah jawaban yang cukup menarik untuk dibahas lebih dalam disini: membaca qur’an. argumen ini berangkat dari nilai pahala membaca qur’an, yaitu satu pahala untuk satu huruf. tidak sampai di situ saja, tiap pahala akan dibalas dengan sepuluh kebaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;mari berhitung kasar. dalam satu baris mushhaf pojok (jenis mushhaf yang pojok kanan atas adalah selalu awal ayat sedangkan pojok kiri bawah adalah selalu akhir ayat) terdapat sekitar 40 huruf (diambil sebuah sampel, yaitu baris pertama halaman kedua surat al-baqoroh). dalam satu halaman mushhaf terdapat 15 baris. artinya satu halaman terdiri dari 600 huruf. berarti dalam satu juz (20 halaman) terdapat total 12.000 huruf.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-197"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;seorang dapat tilawah satu juz (secara tartil) dalam waktu sekitar 35 menit. dengan kata lain, dengan membaca qur’an kita akan memperoleh 12.000 pahala = 120.000 kebaikan dalam 35 menit saja! dan konsekuensi sebuah pahala/kebaikan itu bervariasi, dari mulai penghapus dosa, pemberi keberkahan, pengangkat musibah, sampai pemberat timbangan akhirat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;nah, dengan melihat hal tersebut maka alangkah ‘tidak waras’ jika kita masih malas membaca qur’an. betapa entengnya kita membuang 35 menit hanya untuk facebook, mendengarkan mp3, menonton film, nge-blog (ups..), chatting, melamun, dan sebagainya. padahal hari itu belum tilawah sama sekali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;kembali ke inti persoalan. bahwa ternyata beramal itu mudah. hal-hal sederhana semacam senyum dan tidur pun bisa bernilai amal yang berpahala. namun ada kuncinya: niat dan rutin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;beda nilainya antara tidur yang diniatkan agar bisa bangun untuk menonton bola (saja); dengan tidur (yang diawali do’a) yang diniatkan sebagai istirahat sehingga bisa bangun tahajjud serta memperoleh energi untuk aktivitas dan ibadah pada esoknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;juga beda nilainya antara ikhwan yang tilawah memang benar-benar untuk tujuan tilawah (yakni: ilmu, amal, pahala, munajat, dan obat -insyAllah akan dibahas pada tulisan yang lain) dibanding ikhwan yang tilawah karena di tempat itu ada akhwat ‘incarannya’ sehingga dia diperhatikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;niat (ikhlash dan ibadah) membuat amal-amal kecil menjadi besar nilainya; sebaliknya niat (riya, ujub, dll.) juga membuat amal-amal besar menjadi kecil nilainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;kunci selanjutnya: rutin. tilik bagaimana bilal dijamin masuk surga karena wudhu (dan sholat syukur wudhu) yang rutin dilakukannya. sesungguhnya amalan yang kecil tapi rutin itu lebih dicintai Allah. masing-masing dari kita tentu lebih tahu, amal ‘kecil’ apa yang bisa rutin kita lakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;sebagai penutup, sangat indah kata-kata yang dipopulerkan aa gym, “mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil, mulai sekarang juga”. dan jangan lupa, semua kemudahan itu juga adalah bentuk nikmat dari Allah yang harus disyukuri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;wAllahu muwafiq.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-3134999029437091611?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/3134999029437091611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/03/beramal-itu-mudah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/3134999029437091611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/3134999029437091611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/03/beramal-itu-mudah.html' title='Beramal itu Mudah'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-6598184983573319824</id><published>2009-03-23T17:23:00.001+07:00</published><updated>2009-03-23T17:23:55.623+07:00</updated><title type='text'>Cinta dan Anticinta</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;cinta, sebuah kata yang sangat familiar dan mesti semua orang pernah merasakannya. jatuh cinta, adalah frase ungkapan yang pasti selalu menjadi salah satu tema kehidupan. definisinya pun beragam, setiap yang kita cinta dengan tulus berarti kita telah terpaut, memprioritaskan, membela, mengasihi, mengikuti, ingin dekat, rindu, dan sebagainya. yang kesemuanya teraktualisasi melalui niat, ucapan, maupun perbuatan. yang darinya muncul sumber kekuatan untuk membahagiakan dan motivasi bertanggung jawab lalu melahirkan amalan-amalan hati dan anggota tubuh. bahwa agaknya tepat pendapat ibnu qayyim, “tidak ada batasan tentang cinta yang lebih jelas daripada kata ‘cinta’ itu sendiri”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ada hitam ada putih. jika ada cinta maka tentu ada lawannya. yang kecintaan itu tidak sempurna tanpa menolak lawannya itu dengan sempurna pula. perasaan saling menjauhi, berlepas, berselisih, dan semacamnya. kita kenal istilah ‘benci’. namun mengacu pada pendapat ibnu qayyim di atas, maka kita sebut saja lawan dari ‘cinta’ dengan kata ‘anticinta’.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;umum berpendapat cinta dan anticinta bukan perkara remeh, ia adalah suatu yang luhur. tapi ketahuilah mungkin ia ternyata lebih luhur dari anggapan selama ini.&lt;span id="more-189"&gt;&lt;/span&gt; mencintai karena Allah dan meng-anticinta-i karena Allah, sebuah perkara aqidah. artinya cinta dan anticinta adalah kewajiban syariat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;cinta dan anticinta adalah bagian dari syahadat ‘laa ilaaha illa Allah’. sebuah ikrar peng-ilah-an (yang dipuja, yang dijunjung, yang dikagumi, yang mendominasi, dan sejenisnya) hanya kepada Allah dan berlepas diri dari ilah selain Allah. ia adalah uluran tali iman yang paling kokoh yang disebutkan dalam hadits yaitu menolong dan memusuhi serta cinta dan anticinta hanya karena Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ia-lah syarat untuk bisa merasakan manisnya iman. dengan menjadikan Allah dan rasul-Nya lebih dicintai daripada yang lain. dengan mencintai yang lain dalam kerangka kecintaan karena Allah. dengan sangat anticinta kepada kekafiran sebagaimana ia tidak suka dilemparkan ke dalam api neraka. cinta dan anticinta yang menyempurnakan iman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;cintalah yang menjadi asas pembangun masyarakat islam, dimana tidak sempurna keimanan seseorang sehingga ia mencintai saudaranya seperti mencintai diri sendiri. yang seorang menjadi kafir kepada Allah jika mencintai selain Allah dan agama-Nya serta meng-anticinta-i Allah, agama-Nya, dan pemeluknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;masih berpendapat bahwa cinta dan anticinta adalah seperti apa yang tergambar pada kisah-kisah picisan maupun film-film kurang mutu yang berterbaran di buku, novel dan/atau media?! lupakan! masih beranggapan bahwa cinta adalah sebatas perasaan tulus-suci dua lawan jenis yang menginginkan kebahagiaan bersama?! kurang tepat! masih berparadigma bahwa cinta adalah untuk kasih sayang manusiawi kepada orang-orang dekat, orang tua, dan sahabat?! belum cukup!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;secara umum ada tiga macam pihak yang padanya kita tujukan apresiasi cinta dan anticinta, yaitu:&lt;br /&gt;1. yang berhak mendapat cinta secara mutlak: yang beriman kepada Allah dan rasul-nya serta menjalankan syiar-syiar agama dengan ikhlas karena-Nya&lt;br /&gt;2. yang berhak mencapat cinta dan anticinta sekaligus: muslim yang bermaksiat yang mengabaikan sebagian kewajiban dan mengerjakan hal-hal yang diharamkan. tidak boleh mendiamkan, wajib menasihati dan mencegah serta dierintahkan kepada yang ma’ruf dan dilarang dari yang munkar, bahkan berlaku hukuman dan celaan sehingga mereka bertaubat.&lt;br /&gt;3. yang berhak mendapat anticinta secara mutlak: yang melakukan kekufuran syar’i baik dari kalangan muslim maupun non-muslim. dari kalangan muslim jika ia antara lain berdo’a dan tawakkal kepada selain Allah, mencaci Allah, rasul, agama, termasuk mencela quran, serta memisahkan agama dari kehidupan (sekuler) karena meyakini bahwa agama tidak sesuai zaman. dari kalangan non-muslim, jika ia damai maka kita hanya benci akan ketidakberimanan mereka sedangkan dalam interaksi sosial tetap saling menebar rahmat, jika ia memerangi maka kita wajib memerangi dan tidak membiarkan mereka berbuat kerusakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;kemudian setelah akrab dengan kalimat ‘cinta karena Allah’, lalu bagaimana sebenarnya bentuk realisasi cinta karena Allah itu?&lt;br /&gt;1. membela, menolong dengan jiwa-harta-lisan, membahagiakan serta ikut bahagia jika si dia/mereka bahagia dan menghindarkan kesedihan serta ikut sedih jika mereka sedih&lt;br /&gt;2. mencintai segala yang dicintai untuk diri sendiri berupa kebaikan (berusaha mendatangkan kebaikan untuk si dia/mereka) dan menolak keburukan, tidak mengolok-olok, bersemangat dalam mencintai dan bergaul dengan si dia/mereka&lt;br /&gt;3. memenuhi hak si dia/mereka seperti berkasih sayang, mendoakan, memohon ampunan baginya, mengucap salam, tidak merugikan dalam bermuamalah, menjenguk, dan mengiring jenazahnya&lt;br /&gt;4. tidak mengganggu, mendamaikan perselisihan di antara mereka&lt;br /&gt;5. bergabung bersama dalam jamaa’ah, tidak berpisah, tolong menolong atas kebajikan dan taqwa, amar ma’ruf nahi munkar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;sungguh islam adalah agama yang penuh cinta dan di sisi lain juga memiliki anticinta atas dasar kebenaran. siapa yang tidak mencintai maka ia tidak akan dicintai. kita semua mendambakan bisa menjadi orang yang dicintai karena Allah. oleh karena itu hendaknya terlebih dahulu kita berusaha mencintai orang lain karena Allah. kemudian berusaha menjadi pribadi yang memang layak untuk dicintai karena Allah. tentunya pembahasan ini juga mencakup kasus yang mengusik kaum muda: cinta kekasih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;semoga Allah menganugerahkan rasa cinta dan anticinta yang haq ke dalam hati kita semua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[terinspirasi dari pengalaman acara 'survival'. saat panitia menyuruh peserta untuk membuat pesan terakhir karena tidak menjamin apakah pada prosesnya akan selamat hidup atau tidak. teruntuk orang-orang yang kutulis di lembar wasiat kala itu: aku cinta kalian semua karena Allah]&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-6598184983573319824?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/6598184983573319824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/03/cinta-dan-anticinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/6598184983573319824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/6598184983573319824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/03/cinta-dan-anticinta.html' title='Cinta dan Anticinta'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-3035562120750764734</id><published>2009-02-02T16:09:00.000+07:00</published><updated>2009-02-02T16:11:15.823+07:00</updated><title type='text'>Etika Makan dan Minum</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;mengenai makan-minum sambil berdiri, ada dua landasan pokok:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“dari Anas, bahwa Rasulullah telah melarang seseorang sambil berdiri. Qatadah bertanya kepada Anas, “Bagaimana jika makan sambil berdiri?” jawabnya, “itu lebih jelek dan kotor.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Muslim]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;dari Ibnu Abbas beliau berkata, “Aku memberikan air zam-zam kepada Rasulullah. Maka beliau lalu minum dalam keadaan berdiri.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Bukhari-Muslim]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;di satu sisi melarang, di sisi lain membolehkan, dan keduanya memenuhi syarat. madzhab maliki membolehkan. dalam madzhab syafi’i, makan-minum sambil berdiri dinilai menyalahi keutamaan. pada madzhab hanafi, makan-minum sambil berdiri adalah dibenci. sedangkan untuk madzhab hambali, ada yang mengatakan ‘tidak disukai’ ada pula yang membiarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;kemudian kesimpulannya adalah mengambil ‘jami’ul khayr’ (salah satu metoda istimbat hukum) yaitu bahwa makan-minum tidak boleh berdiri (lebih utama duduk), kecuali keadaan uzur dan darurat (misal berdesakan yang sangat). hal ini mencakup kaidah syariat: ‘larangan menjadi boleh ketika ada darurat’.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;demikian dari segi syariat. kemudian dari segi hikmah:&lt;span id="more-164"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. makan-minum sambil berdiri akan membuat jatuhnya zat tersebut dan menabrak usus sehingga efek yang kontinyu bisa menyebabkan luka pada dinding lambung / usus&lt;br /&gt;2. otot manusia saat berdiri akan bekerja untuk berusaha menyeimbangkan badan. ketegangan syaraf dan otot tersebut membuat sistem pencernaan tidak siap menerima makanan dan / atau minuman. selain itu, kondisi keseimbangan berdiri ini membuat otot kerongkongan mengkerut sehingga kadang menimbulkan rasa tidak nyaman bahkan sakit jika diberi asupan makanan dan / atau minuman&lt;br /&gt;3. mengkonsumsi makanan dan / atau minuman saat berdiri mengakibatkan reaksi syaraf kelana yang tersebar pada endotel usus. refleksi syaraf secara keras dan tiba-tiba akan menyebabkan disfungsi syaraf dan lebih jauhnya akan memberi kejut pada jantung (bisa pingsan atau mati mendadak)&lt;br /&gt;4. air yang langsung jatuh membuatnya tidak sempat disesuaikan suhunya sehingga mengakibatkan perubahan temperatur lambung yang drastis dan menjalar ke bagian bawah tubuh&lt;br /&gt;5. minum sambil duduk membuat air disaring oleh sfringer. jika berdiri, air tidak akan disaring sehingga langsung menuju kandung kemih yang mengakibatkan pengendapan limbah di ureter yang menimbulkan kristal ginjal&lt;/p&gt; &lt;p&gt;hal yang perlu diperhatikan adalah, syariat terlepas dari hikmah. syariat adalah ketentuan yang Allah berikan sedangkan hikmah adalah kajian dari ulama dan cendekia tentang maksud syariat. contohnya: secara hikmah mungkin kita temukan bahwa babi mengandung cacing pita yang berbahaya sehingga ‘wajar’ jika diharamkan. tetapi haramnya babi mungkin bukan semata-mata karena faktor cacing pita. kalau pun ada babi jenis unggul yang bebas cacing pita, tetap saja ia haram karena ada nash yang jelas dari Allah bahwa babi haram, dan tidak ada embel-embel ‘karena cacing pita’. sama juga kasusnya dengan makan-minum sambil berdiri. jika ternyata analisa medis itu terbukti kurang benar, maka tidak lantas hukumnya menjadi berubah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;wAllahu a’lam.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-3035562120750764734?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/3035562120750764734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/02/etika-makan-dan-minum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/3035562120750764734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/3035562120750764734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/02/etika-makan-dan-minum.html' title='Etika Makan dan Minum'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-2661692525370418147</id><published>2009-01-28T19:36:00.001+07:00</published><updated>2009-01-28T19:36:45.808+07:00</updated><title type='text'>Pengantar Qiro’at Sab`ah</title><content type='html'>[materi ini saya sampaikan di acara 'dauroh pembinaan pejuang qur'an' (dp2q) majelis ta'lim (mata) salman yang dilaksanakan pada sabtu 24 januari 2009 di taman firdaus]&lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;qiro’at sab’ah atau qiro’at tujuh adalah macam cara membaca al-qur’an yang berbeda. disebut qiro’at tujuh karena ada tujuh imam qiro’at yang terkenal masyhur yang masing-masing memiliki langgam bacaan tersendiri. tiap imam qiro’at memiliki dua orang murid yang bertindak sebagai perawi. tiap perawi tersebut juga memiliki perbedaan dalam cara membaca qur’an. sehingga ada empat belas cara membaca al-qur’an yang masyhur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;perbedaan cara membaca itu sama sekali bukan dibuat-buat, baik dibuat oleh imam qiro’at maupun oleh perawinya. cara membaca tersebut merupakan ajaran rasulullah dan memang seperti itulah al-qur’an diturunkan. adapun landasannya terdapat pada dua hadits berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Jibril membacakan (Al-Qur’an) kepadaku dengan satu huruf. Kemudian berulang kali aku meminta agar huruf itu ditambah, dan ia pun menambahnya kepadaku sampai dengan tujuh huruf.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Bukhari – Muslim]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;dari umar bin khathab, ia berkata, “aku mendengar hisyam bin hakim membaca surat al-furqon di masa hidup rasulullah. aku perhatikan bacaannya. tiba-tiba ia membaca dengan banyak huruf yang belum pernah dibacakan rasulullah kepadaku, sehingga hampir saja aku melabraknya di saat ia shalat, tetapi aku urungkan. maka, aku menunggunya sampai salam. begitu selesai, aku tarik pakaiannya dan aku katakan kepadanya, ’siapakah yang mengajarkan bacaan surat itu kepadamu?’ ia menjawab, ‘rasulullah yang membacakannya kepadaku. lalu aku katakan kepadanya, ‘kamu dusta! demi Allah, rasulullah telah membacakan juga kepadaku surat yang sama, tetapi tidak seperti bacaanmu. kemudian aku bawa dia menghadap rasulullah, dan aku ceritaan kepadanya bahwa aku telah mendengar orang ini membaca surat al-furqon dengan huruf-huruf (bacaan) yang tidak pernah engkau bacakan kepadaku, padahal engkau sendiri telah membacakan surat al-furqon kepadaku. maka rasulullah berkata, ‘lepaskanlah dia, hai umar. bacalah surat tadi wahai hisyam!’ hisyam pun kemudian membacanya dengan bacaan seperti kudengar tadi. maka kata rasulullah, ‘begitulah surat itu diturunkan.’ ia berkata lagi, ‘bacalah, wahai umar!’ lalu aku membacanya dengan bacaan sebagaimana diajarkan rasulullah kepadaku. maka kata rasulullah, ‘begitulah surat itu diturunkan. Sesungguhnya Al-Qur’an itu diturunkan dengan tujuh huruf, maka bacalah dengan huruf yang mudah bagimu di antaranya.’”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i, At-Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Jarir]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;mengenai makna dari ‘tujuh huruf’ tersebut ada dua pendapat yang kuat. pertama adalah tujuh macam bahasa dari bahasa-bahasa arab mengenai satu makna: Quraisy, Hudzail, Saqif, Hawazin, Kinanah, Tamim, dan Yaman. kedua adalah tujuh macam perbedaan: Perbedaan isim, Perbedaan fi`il, Perbedaan i`rab, Perbedaan taqdim dan ta’khir, Perbedaan naqis dan ziyadah, Perbedaan ibdal, dan Perbedaan lahjah (tafkhim - tarqiq, fathah - imalah, izhar - idgham, hamzah - tashil, mad - qashr, isymam).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;hikmah diturunkannya al-qur’an dengan tujuh huruf antara lain: Memudahkan bacaan dan hafalan bagi bangsa ummi, Bukti kemukjizatan Al-Qur’an dari sisi kebahasaan orang arab, dan Kemukjizatan dalam aspek makna dan hukum (ketujuh huruf tersebut memberikan deskripsi hukum yang dikandung al-qur’an dengan lebih komprehensif dan universal).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;sampai bahasan disini menjadi jelas bahwa yang dimaksud dengan ‘tujuh huruf’ bukanlah ‘qiro’at tujuh’. oleh karena itu, anggapan bahwa ‘tujuh huruf’ menjelaskan huruf pertama adalah qiro’at imam nafi’, huruf kedua adalah qiro’at imam ‘ashim, dan seterusnya yang mengasosiasikan ‘tujuh huruf’ dengan tujuh imam qiro’at adalah pendapat yang keliru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;definisi dari qiro’at adalah Ilmu yang membahas tentang tata cara pengucapan Al-Qur’an berikut cara penyampaiannya, baik yang disepakati (ulama ahli Al-Qur’an) maupun yang terjadi perbedaan pendapat, dengan menisbatkan setiap wajah bacaannya kepada seorang imam qiro’at. hal ini sama sekali berbeda dengan qiro’at yang berarti cara melagukan bacaan al-qur’an.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;syarat sah suatu qiro’at agar dapat diterima adalah: Sanad yang mutawatir, Cocok dengan Rasm Utsmani, serta Cocok dengan kaidah bahasa arab. tingkatan sanad qiro’at antara lain: Mutawatir (sanad shahih, perawi banyak dan bersambung sampai Rasulullah), Masyhur (perawi tidak sebanyak mutawatir), Ahad (sanad shahih, tidak cocok dengan Rasm Utsmani dan kaidah bahasa arab), Syadz (sanad tidak shahih), Mudraj (sisipan), Maudhu` (buatan). qiro’at yang aman dan boleh untuk diamalkan adalah qiro’at yang mutawatir dan masyhur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;urgensi qiro’at adalah menjaga kelestarian al-qur’an sebagaimana ia diturunkan. ulama menentukan hukum mempelajari, mengajarkan, dan mengamalkan qiro’at yaitu fardhu kifayah. terkait hal ini, majelis ulama indonesia pernah mengeluarkan fatwa pada tahun 1983 yang berisi: Qiro’at tujuh adalah sebagian dari ulumul qur’an yang wajib dikembangkan dan dipertahankan eksistensinya; Pembacaan qiro’at tujuh dilakukan pada tempat-tempat yang wajar oleh pembaca yang berijazah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;hikmah qiro’at tujuh antara lain: Menunjukkan terpeliharanya Al-Qur’an dari perubahan dan penyimpangan, Meringankan dan memudahkan umat Islam untuk membaca Al-Qur’an, Bukti kemukjizatan Al-Qur’an dari segi kepadatan makna (ijaz), Saling menjelaskan perkara yang global diantara qiro’at. oleh karena itu, salah satu kaidah penafsiran adalah dengan mengkaji ilmu qiro’at untuk memperoleh makna dari suatu ayat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;sudah disebutkan bahwa ada tujuh imam qiro’at dan empat belas perawi dengan sanad mutawatir yang bacaannya masyhur. mereka dipilih karena ketinggian ilmu, sifat amanah, dan lamanya mendalami qiro’at. ketujuh imam (bersama perawinya) adalah:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Abu `Amru bin Al-Ala’ (perawinya adalah Ad-Duri dan As-Susi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ibnu Katsir (perawinya adalah Al-Bazzi dan Qumbul)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nafi` Al-Madani (perawinya adalah Qalun dan Warsy)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ibnu Amir Asy-Syami (perawinya adalah Hisyam dan Ibnu Dzakwan)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;`Ashim Al-Kufi (perawinya adalah Syu`bah dan Hafsh). qiro’at imam ashim riwayat hafsh inilah yang biasa kita baca.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hamzah Al-Kufi (perawinya adalah Khalaf dan Khalad)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Kisa’i Al-Kufi (perawinya adalah Abul Harits dan Ad-Duri)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;dalam qiro’at juga dikenal apa yang disebut tariqah. tariqah berarti jalan pengambilan ilmu qiro’at. ada beberapa ulama yang mengumpulkan dan mengkaji ilmu qiro’at, diantaranya: Asy-Syatibi dengan kitabnya ‘Hirzul Amani wa Wajhut Tahani’ (disebut tariqah syatibiyah), dan Al-Jazari dengan kitabnya ‘Al-Misbah’ dan ‘Al-Kamil’ (disebut tariqah jazariyah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;demikian, wAllahu a’lam.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-2661692525370418147?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/2661692525370418147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/pengantar-qiroat-sabah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/2661692525370418147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/2661692525370418147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/pengantar-qiroat-sabah.html' title='Pengantar Qiro’at Sab`ah'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-2139075822039643684</id><published>2009-01-26T23:08:00.000+07:00</published><updated>2009-01-26T23:09:16.718+07:00</updated><title type='text'>Quran Pelipur Laraku</title><content type='html'>ada dua hal yang dideskripsikan oleh Allah sebagai 'syifa' (obat). yang pertama adalah madu, dan yang kedua adalah al-qur'an. madu sebagaimana kita ketahui adalah obat bagi penyakit-penyakit fisik. lain dengan al-qur'an yang berfungsi sebagai obat bagi penyakit-penyakit jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iri, dengki, amarah, kesedihan adalah contoh gangguan-gangguan yang menerpa hati. dada yang sempit (dalam arti kiasan) merupakan akibat dari penyakit dalam jiwa. pada taraf yang lebih tinggi, keburukan hati berimbas pada keraguan hingga kemunafikan. sesungguhnya semuanya itu dapat mengancam setiap manusia kecuali bagi mereka yang memiliki 'antibiotik'-nya. dan serum itu diperoleh dari al-qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagaimana cara agar memfungsikan al-qur'an sebagai obat? dengan berinteraksi dengannya. interaksi yang bagaimana? interaksi yang melibatkan lisan, akal, dan tentunya hati. maksud melibatkan lisan adalah tartil dalam membacanya, memenuhi haq-haq tiap hurufnya sehingga rahmat itu turun. maksud melibatkan akal adalah memahami maksud dari apa yang dibaca, minimal tema umum dari surat atau penggalan yang dibaca. sedangkan maksud melibatkan hati adalah meresapi dan mengaktualisasi maknanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pernahkah suatu ketika sedang gundah kemudian kita menghibur diri dengan al-qur'an? saat sedang sedih kemudian kita atasi dengan membaca al-qur'an? saat sedang ragu kemudian kita atasi dengan memahami al-qur'an? saat sedang marah kemudian kita atasi dengan meresapi al-qur'an?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenikmatan seperti itu dapat diperoleh dengan membiasakan memiliki 'waktu pribadi wajib bersama al-qur'an'. dalam seminggu luangkan satu waktu total untuk berdua bersama al-qur'an. bisa satu hari, setengah hari, atau satu jam yang khusus. bisa digunakan untuk tilawah, mendengarkan murottal, mendengarkan ceramah al-qur'an, membaca terjemahan, atau membaca tafsir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti ungkapan nabi ya'qub dalam surat yusuf: "hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-2139075822039643684?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/2139075822039643684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/quran-pelipur-laraku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/2139075822039643684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/2139075822039643684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/quran-pelipur-laraku.html' title='Quran Pelipur Laraku'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-5409228291661400849</id><published>2009-01-23T16:14:00.000+07:00</published><updated>2009-01-23T16:15:01.178+07:00</updated><title type='text'>Quran Temanku Mengisi Waktu</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;dalam menjalani aktivitas sehari-hari, seseorang dituntut untuk memiliki kondisi diri yang prima sehingga segala kegiatan dapat dijalani dengan baik. diri manusia terdiri dari tiga aspek yaitu jasad, akal, dan ruh. kondisi yang prima seutuhnya akan terbentuk dari kekuatan jasad, kecerdasan akal, dan kestabilan ruhiyah. aspek yang disebut terakhir menjadi yang utama karena dengan keterbatasan jasad dan akal, ruh menjelma sebagai faktor penentu bagi kondisi seseorang. saat jasad kehabisan tenaga serta akal kehilangan kejernihannya, kestabilan ruhiyah akan berbicara untuk me-recover dan mengembalikan ketangguhan pribadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;interaksi dengan quran adalah sarana yang penting dalam penjagaan kestabilan ruhiyah. bentuk interaksi dengan quran yang paling sederhana adalah tilawah, yaitu membacanya. meskipun tampak sederhana namun efek yang timbul bukan sesuatu yang remeh. lagipula pada prakteknya ternyata tidak mudah untuk tetap konsisten dalam  tilawah quran. kadang muncul pertanyaan, kapan waktu untuk tilawah sedangkan tugas lain begitu banyak? ini adalah tantangan dalam menyiasati waktu. sesungguhnya kondisi kesibukan itu akan terus ada sepanjang hidup bahkan semakin lama agenda kesibukan akan semakin bertambah. ini masalah komitmen. jangan mencari pembenaran atas lemahnya komitmen dengan berlindung di balik was-was syetan berupa alasan sibuk, tidak sempat, acara padat, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-151"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;biasakanlah untuk memiliki bacaan quran harian. pancang dan penuhi targetan jumlah tilawah setiap harinya. ukur kemampuan diri agar bisa konsisten. tilawah satu halaman dalam satu hari yang berkelanjutan lebih baik daripada tilawah dua halaman tapi bolong-bolong serta tidak konsisten, hari ini iya, lusa tidak, kemarin terpenuhi target, besok tidak, dan seterusnya. kemudian lambat laun ditingkatkan secara bertahap sehingga bisa mencapai ideal satu juz dalam sehari. tapi sekali lagi, intinya adalah bacaan harian. yang diminta adalah satu juz perhari, bukan tiga puluh juz sebulan. jika targetnya sebatas tiga puluh juz sebulan, bisa saja hari ini tidak tilawah kemudian besok ditombok jadi dua juz.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;kembali disinggung di sini bahwa pada prakteknya tidak mudah untuk konsisten dalam tilawah harian. bahkan ’semudah’ apapun targetan tersebut tetap saja tidak lepas dari goyah. perlu dilakukan penyiasatan agar tagetan harian terpenuhi dan berkelanjutan. beberapa strategi yang dapat dipakai sebagai kiat menjaga tilawah antara lain:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;pertama, selalu membawa mushhaf.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; hal ini akan memudahkan dalam pemenuhan target. jika suatu ketika tiba-tiba mendapatkan keluangan waktu yang tidak direncanakan maka dapat langsung tilawah. selain itu, akan juga timbul rasa malu dan sayang jika sudah repot-repot membawa mushhaf tapi tidak dibaca.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;kedua, porsikan waktu yang memang khusus untuk tilawah.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; jangan memberikan waktu ’sisa’ untuk quran. maksudnya jangan tilawah sesempatnya sehingga jika tidak sempat maka tidak tilawah. berikan waktu wajib tilawah dalam rangkaian agenda harian. misalnya setiap selesai sholat atau saat jam-jam tertentu. waktu khusus tersebut jangan diganggu-gugat. jika ada yang mengajak berkegiatan lain saat itu, katakan dengan tegas “maaf, ini waktu saya untuk tilawah”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;ketiga, cari tempat, suasana, dan waktu yang dirasa nyaman untuk tilawah.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; hindari kondisi yang membuat malas untuk membaca quran. tiap pribadi memiliki kecenderungan berbeda terkait suasana ini. ada yang nyaman tilawah pada waktu sepertiga malam, ada yang sehabis shubuh, ada juga yang menikmati tilawah saat tengah hari. ada yang suka tilawah di masjid, ada yang sambil berbaring di kamar, ada juga yang senang tilawah di depan pemandangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;keempat, jika lalai memenuhi target pada hari itu, lakukan qadha.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; misalnya target adalah dua halaman, tetapi hari ini dengan benar-benar terpaksa hanya bisa tilawah satu halaman, maka esoknya harus membaca tiga halaman. dengan demikian akan muncul perasaan ‘berat’ saat meng-qadha sehingga terpacu untuk tetap memenuhi target harian. namun jangan jadikan qadha sebagai kebiasaan. jangan menganggap remeh saat satu hari tidak memenuhi target tilawah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;kelima, berusaha memperlancar tilawah (balajar tahsin) sehingga tidak berat melakukannya.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; selain itu sebenarnya cara paling efektif untuk memperlancar bacaan adalah justru dengan sering membaca. jarang membaca malah akan membuat ‘lidah menjadi tebal’ sehingga susah melafalkan ayat-ayat. tapi tidak lancarnya membaca jangan jadi alasan untuk tidak tilawah. bukankah bagi yang terbata-bata dalam membaca quran mendapat dua pahala?!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Orang yang pandai membaca Al Qur’an akan bersama malaikat yang mulia lagi berbakti, dan yang membaca tetapi sulit dan terbata-bata maka dia mendapat dua pahala.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Bukhari dan Muslim]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;keenam, cari komunitas yang mendukung.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; contohnya adalah kelompok mentoring. selain di sana bisa saling mengingatkan dan memotivasi, mentoring juga dapat memacu pemenuhan target. misalkan jika ada yang belum memenuhi target tilawah pribadi dikenai ‘hukuman’ tidak boleh pulang usai mentoring sebelum menyelesaikan targetannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;ketujuh, rajin mengikuti majelis dan kajian quran.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; dari sana akan diperoleh pemahaman, wawasan, dan urgensi interaksi dengan quran. sudah menjadi karakter manusia dimana ketertarikannya akan tumbuh jika ia mengetahui kegunaan dari sesuatu tersebut terutama bagi dirinya. hal ini dapat memberi dan menjaga semangat dalam tilawah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;kedelapan, perbanyak amal dan jauhi maksiat.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; setiap amal shaleh akan memberi energi untuk melaksanakan amal shaleh lainnya (termasuk membaca quran). sedangkan maksiat yang satu akan melahirkan maksiat yang lainnya (termasuk menjauhi quran).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;kesembilan, berdoalah kepada empunya quran, Allah. mohon keistiqomahan dalam berinteraksi dengan quran&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. karena kedekatan dengan quran adalah nikmat dariNya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;kesemuanya itu harus dilakukan dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh sehingga kemudian tilawah menjadi kebutuhan pribadi. tanda-tanda sudah terlatih adalah jika hari itu belum tilawah akan muncul perasaan gelisah dan merindukan membaca quran. jika bertanya lagi tentang manfaatnya, bukankah pahala membaca quran adalah pahala yang paling mudah didapat?!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Barangsiapa membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya satu pahala dan satu pahala diganjar sepuluh kali lipat.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Tirmidzi]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-5409228291661400849?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/5409228291661400849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/quran-temanku-mengisi-waktu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/5409228291661400849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/5409228291661400849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/quran-temanku-mengisi-waktu.html' title='Quran Temanku Mengisi Waktu'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-6133596178365570243</id><published>2009-01-20T16:12:00.001+07:00</published><updated>2009-01-20T16:13:38.269+07:00</updated><title type='text'>Israel Tidak Salah</title><content type='html'>&lt;p&gt;israel sudah berbuat sesuai dengan yang semestinya mereka perbuat. karena sesungguhnya mereka ditakdirkan menjadi pihak yang paling keras memusuhi kaum muslimin. mereka tidak akan berhenti membuat fitnah/penindasan hingga dapat menghancurkan islam atau mengembalikan kepada kekafiran. justru kita kaum muslimin yang tidak berbuat yang semestinya, yaitu menjadi penolong antara yang satu dengan lainnya. kaum muslimin seolah tidak merasakan yang seharusnya mereka rasakan: ikut merasa sakit jika muslim lain merasa sakit, bagaikan satu tubuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;kenapa itu bisa terjadi? satu hal, karena berpecah belah. dan parahnya lagi terpancing provokasi sehingga terjerumus ke dalam perpecahan itu. di afghanistan masih terjadi krisis. di baghdad masih ada berita pemboman. ada lagi pemberitaan mengenai konflik antara yaman dengan al-qaeda. tampak sekali musuh-musuh islam mempartisi perjuangan umat islam dengan membuatnya berjuang untuk golongannya masing-masing. dan yang lebih parah lagi, membuat golongan-golongan islam saling menyalahkan dan tidak dukung mendukung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;saling men-tahdzir, saling menyalahkan, fatah dengan hamas, syiah dengan sunni, salafiyyah dengan hizbiyyah dan/atau sururiyyah. harokah yang satu dengan yang lain. belum lagi munculnya aliran-aliran sesat yang terindikasi juga merupakan inisiasi dari penentang islam. sepertinya mereka meyakini hadits nabi:&lt;br /&gt;&lt;span id="more-143"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Ada tiga hal yang kudoakan kepada Allah - di tempat ini. Dua hal dikabulkan oleh-Nya dan yang satu lagi tidak dikabulkan. Pertama, kumohonkan kepada Allah agar umatku jangan dibinasakan karena kekurangan (kelaparan). Permohonanaku ini dikabulkan Allah. Kedua, kupintakan agar umatku jangan disiksa (dibinasakan) dengan musibah karam (ditenggelamkan). Permintaanku yang kedua ini dikabulkan juga. Ketiga, kudoakan agar umatku jangan binasa karena perpecahan (permusuhan) sesama mereka. Doa yang ketiga ini tidak diperkenankan.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Muslim]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;penindasan secara langsung tidak akan menghancurkan islam. tidak ada sejarahnya islam dikalahkan dengan penindasan. sejak zaman umat terdahulu, zaman Rasulullah, bahkan zaman indonesia dijajah (lihat perjuangan muslimin aceh atau pangeran diponegoro). saat ini pun tidak tampak kelemahan pada penduduk palestina. mereka begitu tegar menghadapi dua kemungkinan yang sama mulianya: menang atau syahid. mereka begitu semangat mengangkat jenazah mujahid dengan seruan ‘laa ilaaha illAllah’, dan kadang diteriakkan pekik ‘Allahu akbar, walillahilhamdu’.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;fenomena palestina ini justru di lain sisi menambah keimanan kita kepada Allah dan ketetapan-Nya. fenomena ini seakan menunjukkan pada umat islam bahwa islam lemah karena berpecah. masih saja memikirkan perselisihan padalah secara prioritas krisis palestina lebih darurat. pembantaian vs bid’ah, mana yang harusnya disoroti? apakah mereka yang keislamannya dianggap menyimpang atau berbeda manhaj itu tidak berharga nyawanya dan pantas dibunuh dibandingkan orang-orang kafir? sementara selain itu masih saja ada yang sibuk dengan pemilu dan popularitas serta kesuksesan golongan. ini bukti bahwa umpan makar yahudi (yang memang adalah tabiat mereka sejak jaman nabi musa) telah kita konsumsi dengan nikmat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;apalagi yang menghalangi untuk bersatu dan berperang menolong mereka?mesir merasa terikat perjanjian camp david?saudi merasa terikat hubungan ‘kerabat’ dengan amerika?negara islam takut diboikot barat?takut dibalas serangan sehingga malah hancur sendiri?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu?. Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman. Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman. &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;[QS At-Taubah (9) : 13-14]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;apa yang akan kita (mahasiswa) lakukan?&lt;br /&gt;jangan sibuk kuliah, kerja dan, beraktivitas yang hanya dimaknai untuk duniawi pribadi. jangan hanya berlabel aktivis hanya untuk memudahkan proposal nikah dan/atau pencapaian jabatan struktural. maknai untuk ummat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;jangka pendek,&lt;br /&gt;lakukan semampu kita dari solusi 6D: do’a, diskusi, donasi, demonstrasi, diplomasi, darah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;http://www.lingkaran.org/palestine-strikes-back.html&lt;/p&gt; &lt;p&gt;jangka panjang,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka quwwah (kekuatan) apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Anfal ( 8 ) : 60]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;rekayasa sistem modulasi untuk elektronika komunikasi adalah ‘quwwah’.&lt;br /&gt;rekayasa sistem instrumentasi untuk pengendali alat adalah ‘quwwah’.&lt;br /&gt;rekayasa genetika untuk ketersediaan pangan adalah ‘quwwah’.&lt;br /&gt;art-sains-technology adalah ‘quwwah’.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;israel tidak salah, kita yang salah.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-6133596178365570243?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/6133596178365570243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/israel-tidak-salah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/6133596178365570243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/6133596178365570243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/israel-tidak-salah.html' title='Israel Tidak Salah'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-6138141426854719919</id><published>2009-01-16T21:01:00.000+07:00</published><updated>2009-01-16T21:04:35.470+07:00</updated><title type='text'>Taqwa dan Buahnya</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;seorang kulit hitam dengan status sosial yang rendah dan miskin serta berasal dari daerah pinggiran dibandingkan dengan seorang kulit putih dengan status sosial yang tinggi dan kaya serta berasal dari daerah peradaban. contoh sederhananya, jika anda akan menikah dan dihadapkan pada kedua jenis orang tersebut sebagai pilihan, anda akan memilih siapa? orang pertama jelas ‘kebanting’ oleh orang kedua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;mari kita tinjau lebih jauh. bilal adalah seorang budak miskin berkulit hitam berasal dari habasyah (afrika). abu lahab adalah seorang pembesar yang kaya berkulit terang –yang karena itu ia dijuluki ‘abu lahab’: si bapak yang menyala– berasal dari quraisy. keduanya pun diberi kehormatan karena disinggung oleh Rasulullah melalu wahyu.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-138"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Selesai shalat Shubuh, Rasulullah bertanya kepada Bilal: Wahai Bilal! Ceritakan kepadaku tentang perbuatan yang paling bermanfaat yang telah kamu lakukan setelah memeluk Islam. Karena semalam aku mendengar suara langkah sandalmu di depanku dalam surga. Bilal berkata: Aku tidak pernah melakukan suatu amalan yang paling bermanfaat setelah memeluk Islam selain aku selalu berwudu dengan sempurna pada setiap waktu malam dan siang kemudian melakukan salat sunat dengan wuduku itu sebanyak yang Allah kehendaki.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Muslim]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Lahab (111) : 1-3]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ketaqwaan memberikan perbedaan: orang pertama dijamin masuk surga sedangkan orang kedua dijamin masuk neraka. derajat yang tinggi tidak ditentukan oleh kerupawanan, kekayaan, status sosial, maupun asal daerah. derajat yang tinggi ditentukan oleh tingkat ketaqwaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;…Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu…&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Hujurat (49) : 13]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;apa pentingnya taqwa?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;taqwa adalah wasiat Allah yang agung&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. dalam banyak ayat manusia diperintahkan untuk bertaqwa. demikian juga perintah-perintah syariat bertujuan untuk mencapai derajat taqwa.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;em&gt;Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang  sebelummu, agar kamu bertaqwa.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Baqoroh (2) : 21]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;sifat taqwa diulang-ulang dalam quran&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. banyak ayat-ayat quran yang menyinggung tentang sifat orang-orang yang layak diberi gelar taqwa (muttaqin).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;pakaian taqwa sebagai pakaian ruhani&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. taqwa berfungsi sebagai pelindung, penutup, dan pengindah bagi jiwa.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;em&gt;…dan pakaian taqwa itulah yang paling baik…&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-A'raf (7) : 26]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;bekal taqwa yang cukup untuk ke surga&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. hidup di dunia ini ibarat musafir dan bekal terbaik untuk perjalanan hidup adalah bekal taqwa.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;em&gt;Jadilah engkau hidup di dunia seperti orang asing atau musafir&lt;/em&gt;. &lt;strong&gt;[HR Bukhari]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;em&gt;…Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa…&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Baqoroh (2) : 197]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;apa itu taqwa?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;menjalankan perintah sesuai jalan yang benar&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. menjalankan perintah harus dilakukan dengan cara yang dicontohkan oleh Rasulullah sehingga amal tersebut menjadi amal yang diterima&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;apa buah taqwa?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;menjadikan quran sebagai petunjuk&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. quran adalah petunjuk bagi manusia seluruhnya. tetapi yang bisa mengambil manfaat darinya hanyalah orang yang bertaqwa.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;em&gt;bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Baqoroh (2) : 185]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;em&gt;Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk  bagi mereka yang bertaqwa&lt;/em&gt;&lt;sup&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/sup&gt;&lt;strong&gt;[QS Al-Baqoroh (2) : 2]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Allah akan bersama kita&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. sebuah posisi yang luar biasa jika Allah sudah bersama kita. cukuplah diri ini jika berada dalam kebersamaan yang diberkahi Allah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;em&gt;dan bertaqwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Baqoroh (2) : 194]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;diberikan ilmu oleh allah&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya yang bertaqwa kepada Allah di antara hamba-hambaNya hanyalah ulama&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Fathir (35) : 28]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;menolong di akhirat dan masuk surga&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. amal ketaqwaan akan menyelamatkan di hari perhitungan dan memasukkan ke dalam surga.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;em&gt;Orang-orang yang bertaqwa itu balasan mereka ampunan dan surga yang didalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal didalamnya&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Ali Imran (3) : 136]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;tidak akan celaka dari musuh&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;em&gt;jika kamu bersabar dan bertaqwa niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Ali Imran (3) : 120]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;diberi kemudahan dalam urusan&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;em&gt;barang siapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia mengadakan baginya solusi. Dan memberinya rezeki dari arah yang tak disangka-sangkanya.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Ath-Tholaq (65) : 2-3]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;em&gt;barang siapa bertaqwa kepada Allah, Maka Dia pasti memberikan kemudahan dalam segala urusannya.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS At-Talaq (65) : 4]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-6138141426854719919?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/6138141426854719919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/taqwa-dan-buahnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/6138141426854719919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/6138141426854719919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/taqwa-dan-buahnya.html' title='Taqwa dan Buahnya'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-3014094591613829294</id><published>2009-01-13T21:39:00.000+07:00</published><updated>2009-01-13T21:40:32.391+07:00</updated><title type='text'>Sejarah di Bulan Muharram</title><content type='html'>&lt;p&gt;muharram adalah satu dari empat bulan-bulan yang dijuluki bulan haram. bulan-bulan itu antara lain: muharram, dzulhijjah, dzulqaidah, dan rajab. sejak zaman dahulu (bahkan jahiliyah), keempat bulan itu sudah ditetapkan ke’haram’annya. hal ini termaktub dalam alquran diantaranya pada ayat:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syi’ar  Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram..&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Maidah (5) : 2]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;menurut riwayat ternyata di bulan muharram terjadi kejadian-kejadian bersejarah yang berkaitan dengan kisah-kisah para nabi. kejadian-kejadian itu antara lain:&lt;span id="more-123"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;taubat nabi adam diterima oleh Allah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;nabi idris diangkat ke langit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;bahtera nabi nuh berlabuh setelah peristiwa banjir&lt;/li&gt;&lt;li&gt;nabi ibrahim dilahirkan, diangkat menjadi rasul, dan diselamatkan dari api&lt;/li&gt;&lt;li&gt;nabi ya’qub dikembalikan penglihatannya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;nabi yusuf dikeluarkan dari penjara&lt;/li&gt;&lt;li&gt;nabi musa diselamatkan dari kejaran fir’aun dengan melintasi laut merah yang terbelah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;nabi daud diterima taubatnya oleh Allah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kembalinya anugrah kerajaan nabi sulaiman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;nabi ayyub diuji dengan penyakit, lalu disembuhkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;nabi yunus keluar dari perut ikan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;nabi isa diselamatkan (di angkat) dari kejaran orang-orang yang ingin menyalibnya&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;ahli kitab seperti yahudi malah menjadikan tanggal 10 muharram sebagai hari besar dan mereka berpuasa sebagai peringatan kisah nabi musa. berkenaan dengan masalah syariat ini, umat islam disunnahkan berpuasa pada bulan muharram. puasa ini dikenal sebagai puasa tasu’a (9 muharram) dan puasa asyura (10 muharram).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan berpuasa. Para shahabat berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya hari itu diagungkan oleh Yahudi.” Maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Di tahun depan insya Allah kita akan berpuasa pada tanggal 9.”, tetapi sebelum datang tahun depan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah wafat.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Muslim, Abu Daud]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Rasulullah ditanya t&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;en&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;an&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; puasa Asyura, beliau menjawab: “&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Puasa i&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;&lt;em&gt;tu bisa menghapuskan dosa2 kecil pada tahun kemarin.”&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;[HR Muslim]&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-3014094591613829294?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/3014094591613829294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/sejarah-di-bulan-muharram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/3014094591613829294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/3014094591613829294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/sejarah-di-bulan-muharram.html' title='Sejarah di Bulan Muharram'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-7228793638148458517</id><published>2009-01-13T21:35:00.000+07:00</published><updated>2009-01-13T21:36:09.000+07:00</updated><title type='text'>Quran Solusi Semua Masalahku</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;sebuah pelajaran berharga saya dapatkan dari suatu majelis quran yang pernah saya ikuti. di sana muncul ungkapan (redaksi persisnya saya lupa) &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bacalah quran di malam hari seperti engkau membaca buku untuk ujian kuliah di hari esoknya. karena pada setiap hari ada ujian kehidupan. dan jawaban untuk ujian kehidupan itu semuanya ada di quran.”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;..Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS An-Nahl (16) : 89]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah mengutus rasul dengan membawa kitab dan risalah yang memberikan jalan keluar dari permasalahan kaumnya. Al-Quran sebagai risalah terakhir yang dibawa oleh Rasulullah sebagai penutup para nabi tentu berisi jalan keluar dari permasalahan umat manusia hingga akhir zaman nanti.&lt;span id="more-128"&gt;&lt;/span&gt; Disinilah kelebihannya dibanding kitab-kitab samawi sebelumnya yang diturunkan untuk periode tertentu saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Baqoroh (2) : 185]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;quran sebagai petunjuk bagi manusia sudah barang tentu mencakup segala aspek kehidupan, seperti aspek ruhani, jasmani, intelektual, sosial, ekonomi, hukum, dan lainnya. solusi yang diberikan jelas tanpa cacat, karena ia diturunkan oleh Allah Yang Maha Sempurna dan Bijaksana. quran memberikan penjelasan secara umum yang dapat dijadikan landasan bagi manusia dalam pengkajian hal-hal khusus yang timbul selanjutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;oleh karena itu, quran semestinya menjadi ‘buku’ yang paling sering dibaca ketimbang buku-buku lain. jika buku ‘microelectronic circuit’ karya ’sedra-smith’ adalah pedoman untuk kuliah elektronika sehingga harus dikuasai demi ‘keselamatan kuliah’, apatah lagi quran yang merupakan pedoman untuk hidup sehingga barangsiapa yang ingin bahagia di dunia dan selamat di akhirat haruslah menguasainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;permasalahannya adalah, mungkin saat membaca quran seringkali hanya berlalu begitu saja tanpa menemukan pelajaran atau barangkali masalah yang kita hadapi tidak terjawab. kalau begitu kondisinya, salahkanlah diri sendiri. sebagai orang beriman jelas mempercayai kebenaran quran. justru kita yang harus khawatir jika kita tidak menemukan kebenaran dan solusi di dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;jangan-jangan kita hanya sekadar membaca dalam konteks melafalkan saja tanpa mau menilik maknanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;jangan-jangan kita hanya sekadar membaca untuk targetan mutaba’ah laporan ke murobbi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;jangan-jangan kita melalaikan quran dan berlebihan dalam membaca novel atau buku-buku bertema ‘way to success’ dan/atau ‘management’ karangan trainer, psikolog, dan sebagainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;padahal inspirasi qurani itu akan didapatkan jika kita mentadabburinya&lt;em&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka mentadabburi ayat-ayatnya dan supaya orang-orang yang mempunyai fikiran mendapat pelajaran.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Shad ( 38 ) : 29]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;hasan al-bashri, murid ibnu mas’ud (salah satu shahabat Rasulullah) mengatakan, &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“manusia diperintahkan untuk mengamalkan quran, tetapi mereka menjadikan membacanya itu amal”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. maksudnya manusia hanya mencukupkan ‘membaca’ sebagai amalan quran, padahal ‘membacanya’ itu baru satu langkah dalam mengamalkan quran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;semoga Allah memberikan nikmat kepada kita sehingga kita menjadi orang-orang yang bisa mentadabburi quran dan menjadikannya sumber pelajaran untuk kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-7228793638148458517?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/7228793638148458517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/quran-solusi-semua-masalahku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/7228793638148458517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/7228793638148458517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/quran-solusi-semua-masalahku.html' title='Quran Solusi Semua Masalahku'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-8689446306325782410</id><published>2009-01-09T22:06:00.001+07:00</published><updated>2009-01-09T22:09:55.356+07:00</updated><title type='text'>Quran Permata Hidupku</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;awalnya saya heran saat membaca tulisan di sebuah blog teman. disana ditulis topik tentang waktu tapi mengutip quran surat al-insyirah (alam nasyrah) ayat 7 dan 8.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.&lt;/em&gt;&lt;strong&gt; [QS Al-Insyirah (94) : 7-8]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;sejauh yang saya pahami, tema surat al-insyirah adalah tentang etos kerja dimana ayat 7 dan 8 merupakan pelaksanaan dari motivasi yang timbul akibat ayat sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Karena sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Insyirah (94) : 5-6]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;keheranan itu terjawab saat kemudian mengingat apa yang dikutip oleh ustadz quraish shihab dalam tafsir al-mishbah jilid pertama. bahwa&lt;strong&gt;&lt;em&gt; alquran itu seperti permata. jika dipandang pada satu sisi akan terlihat kilaunya. jika dipandang lagi dari sudut yang berbeda akan juga terlihat kilaunya&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. jika dipandang oleh seorang, akan timbul kesan pada dirinya. jika dipandang oleh orang yang berbeda, akan juga timbul kesan pada dirinya yang mungkin berbeda dengan kesan orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;jika dipelajari oleh pakar bahasa, niscaya ia akan menemukan keindahan bahasa quran. jika dipelajari oleh pakar hukum, niscaya ia menemukan keseimbangan hukum yang ditetapkan quran. jika dipelajari oleh ilmuwan, niscaya ia menemukan kebenaran sains pada quran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;satu ayat yang bagi seseorang mungkin tampak biasa, tapi bagi seorang lain malah membuatnya menangis. tingkat kedalaman interaksi dengan quran bisa mempengaruhi pemahaman dan kesan seseorang terhadap quran tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;alasannya satu: karena alquran adalah mukjizat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Furqon (25) : 1]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-8689446306325782410?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/8689446306325782410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/quran-permata-hidupku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/8689446306325782410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/8689446306325782410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/quran-permata-hidupku.html' title='Quran Permata Hidupku'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-2149291040139651399</id><published>2009-01-08T14:30:00.001+07:00</published><updated>2009-01-08T14:30:45.660+07:00</updated><title type='text'>Maksiat dan Akibatnya</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;maksiat adalah perbuatan dosa dalam bentuk zhalim (aniaya) terhadap diri sendiri. artinya perbuatan itu sebagian besar akan merugikan diri sendiri. maksiat seperti jurang yang setiap manusia dapat saja terjatuh di dalamnya. ditambah lagi daya dorongnya bukan hanya berasal dari diri, tetapi juga dari waswas syetan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya”&lt;/em&gt; [QS Al-Hijr (15) : 39]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;jika ingin menjauhi sesuatu, terlebih dahulu harus diketahui karakteristik sesuatu tersebut: darimana munculnya, apa efeknya, bagaimana cara menghindarinya, dan bagaimana agar lepas darinya. pun demikian dengan maksiat jika ingin dijauhi.&lt;span id="more-111"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;sumber maksiat adalah amarah.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; hal ini menghasilkan permusuhan yang parahnya bisa berujung pada perbuatan dosa besar yaitu pembunuhan. telah kita ketahui bersama bahwa dosa besar yang pertama kali dilakukan manusia di bumi adalah pembunuhan (kisah putra nabi adam qabil dan habil). rasulullah sangat mewanti-wanti tentang amarah ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Abu hurairah ra. menerangkan bahwa ada seseorang lelaki berkata kepada Nabi Saw, “berilah aku nasihat”, beliau menjawab “jangan marah”, maka diulanginya beberapa kali, kemudian nabi bersabda, “jangan marah.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Bukhari]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;perbuatan maksiat juga berasal dari syahwat.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Ali Imran (3) : 14]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;syahwat diciptakan sebagai pendukung kehidupan manusia. akan tetapi, ia yang seharusnya dikendalikan seringkali malah menguasai manusia. banyak perbuatan buruk yang timbul dari umbaran syahwat. dosa besar yang dihasilkan dari syahwat adalah zina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.&lt;/em&gt;&lt;strong&gt; [QS Al Isra (17) : 32]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;perbuatan zina tidak terbatas dalam konteks hubungan seks saja. ada turunan-turunan yang juga dikategorikan zina seperti zinanya mata (memandang), zinanya lisan (berucap), bahkan ustadz (narasumber) menyebutkan tentang zinanya jempol (yaitu sms-an).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;pangkal maksiat yang lain adalah terikatnya hati kepada selain Allah.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; maksudnya yaitu menggantungkan harapan, kepercayaan, permintaan, serta kecenderungan tertinggi kepada makhluq (makhluq adalah segala sesuatu selain Allah). bentuk terbesar dari terikatnya hati kepada selain Allah adalah kemusyrikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;jelas akibat kemaksiatan adalah dosa dan selain itu juga bisa merugikan orang lain. namun sebagai tambahan motif dalam menjauhi maksiat, ada baiknya untuk mengetahui dampak lain maksiat terhadap diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;kemaksiatan membuat lalai dan keras hati.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; akibat terburuk dari maksiat adalah ia akan melahirkan maksiat yang lainnya. yang tadinya hati terasa ‘bergetar’ ketika berbuat maksiat, lama kelamaan menjadi lalai dan terbiasa sehingga maksiat itu akhirnya menjadi sifat yang melekat pada diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;kemaksiatan menghalangi ilmu dan rizqi.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-A'raf (7) : 96]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;kemaksiatan menggelapkan dan mematikan hati.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;…sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[Al-Muthaffifin (83) : 14]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;kata ‘raana’ yang berarti penutup, ditafsirkan bahwa apabila seseorang berbuat dosa, mulailah ada titik hitam pada hatinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;sesungguhnya seorang mu’min bila berbuat dosa, terjadilah suatu titik hitam pada hatinya. maka jika dia taubat dan mencabut diri dari dosa itu serta segera memohon ampun kepada Allah, terhapuslah titik hitam itu. tetapi jika bertambah dosanya, maka bertambah pula titik itu. itulah ‘raana’ yang disebutkan Allah dalam quran&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Ahmad]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;hasan al-bashri mengatakan, &lt;strong&gt;&lt;em&gt;“ar-raana itu ialah dosa bertimpa dosa, sehingga hati menjadi buta tidak melihat kebenaran lagi, karena telah ditutup oleh noktah-noktah hitam itu, sampai hati itu jadi mati.”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;kemaksiatan menghilangkan nikmat dan potensi kekuatan.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; hilangnya nikmat ibadah yang ibadah itu menjadi sumber kekuatan tambahan seorang muslim. sebagai contoh adalah pudarnya nikmat berinteraksi dengan quran. ada sebuah ungkapan yang berbunyi, &lt;strong&gt;&lt;em&gt;“hati yang bersih tidak akan pernah kenyang dengan quran.”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; jadi jika kita merasa ‘tidak nyaman’ berinteraksi dengan quran, barangkali hati kita kotor. terkait tentang hal ini juga (maksiat vs hafalan), sudah saya jelaskan pada tulisan di link berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;http://imamul.wordpress.com/2008/12/20/tips-menjaga-hafalan/&lt;/p&gt; &lt;p&gt;http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/hafalan-vs-maksiat.html&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ibnu qayyim menjelaskan kiat agar tidak tergelincir pada maksiat. yang paling pokok adalah &lt;strong&gt;&lt;em&gt;tidak mendekati hal yang haram&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. kemudian &lt;strong&gt;&lt;em&gt;jangan dekati hal yang syubhat.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas, dan di antara keduanya terdapat hal-hal musyabbihat (syubhat/samar, tidak jelas halal-haramnya), yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia.&lt;/em&gt;&lt;em&gt; Barangsiapa yang menjaga hal-hal musyabbihat, maka ia telah membersihkan kehormatan dan agamanya…&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Bukhari]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;lalu &lt;strong&gt;&lt;em&gt;hindari berlebih-lebihan pada perkara mubah yang halal.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;…makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-A'raf (7) : 31]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ayat di atas menjadi analogi tentang tidak bolehnya berlebih-lebihan dalam perkara mubah yang halal (makan dan minum). kesemuanya di atas adalah dalam rangka menutup jalan godaan syetan yang berupa hal syirik, kemudian hal haram, dilanjutkan ke hal syubhat, lalu hal mubah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;bagaimana mengeliminasi dampak kemaksiatan yang pernah kita lakukan? ustadz (narasumber) menjelaskan bahwa kunci jawabannya ada di surat an-naba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;dan Kami jadikan malam sebagai pakaian&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS An-Naba (7 &lt;img src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif" alt="8)" class="wp-smiley" /&gt; : 10]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pakaian sebagai penutup aurat. malam dianalogikan sebagai pakaian yaitu penutup dari kemaksiatan pada diri. malam kita jadikan penutup dengan cara melakukan amalan-amalan di malam hari (kurangi tidur malam) yaitu:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;1. beristighfar&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu sahur. &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;[QS Adz-Dzariyat (51) : 17-18]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;2. tahajjud dan tadabbur quran&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan pada sebagian malam tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al Isra (17) : 79]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;bangunlah (untuk shalat) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya). (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit. atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Muzzammil (73) : 2-4]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;wAllahu a’lam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;_disarikan dari kuliah shubuh oleh ustadz suherman, dalam acara mabit tahun baru ashhabul quran (lihat:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;http://imamul.wordpress.com/2009/01/03/tahun-baru-antara-barbeque-dan-mabit/&lt;/p&gt; &lt;p&gt;), 1 januari 2009, dengan beberapa tambahan penjelasan_&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-2149291040139651399?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/2149291040139651399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/maksiat-dan-akibatnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/2149291040139651399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/2149291040139651399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/maksiat-dan-akibatnya.html' title='Maksiat dan Akibatnya'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-6222493493731845360</id><published>2009-01-05T20:28:00.000+07:00</published><updated>2009-01-05T20:35:54.262+07:00</updated><title type='text'>Kunci Ilmu</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;       &lt;p&gt;baca detail di: http://imamul.wordpress.com/2008/12/20/tips-menjaga-hafalan/&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dan subhanAllah,&lt;br /&gt;comment jg bisa jd manfaat..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ketika membaca comment persis di atas ini, saya teringat sebuah penggalan: &lt;strong&gt;“kunci ilmu adalah bertanya”&lt;/strong&gt;,&lt;br /&gt;tapi saya lupa apakah ini ayat ataukah hadits ataukah perkataan ulama ataukah kata bijak biasa,&lt;br /&gt;kemudian saya iseng search google dg keyword itu,&lt;br /&gt;alhamdulillah dijodohkan dengan sebuah tulisan di blog yg bagus sekali,&lt;br /&gt;link-nya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ghuroba.blogsome.com/2006/11/15/25/" rel="nofollow"&gt;http://ghuroba.blogsome.com/2006/11/15/25/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;disitu dicantumkan antara lain:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kalian tidak mengetahui.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS An-Nahl : 43]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“…karena sesungguhnya obatnya ketidakpahaman adalah bertanya.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR Abu Dawud di Ath Thohaaroh no. 336 dan Ibnu Majah no. 572, dan ini hadits yang hasan (lihat Jaami’ul Ushuul 7/263)]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari ‘A`isyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, &lt;em&gt;“Semoga Allah merahmati wanita Anshar, rasa malu tidak menghalangi mereka untuk menanyakan perkara agama mereka.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[diriwayatkan oleh Al Bukhori – Kitaab Al ‘Ilm – bab Al Hayaa` fil ‘Ilmi – 1/41]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, &lt;em&gt;“Tambahannya ilmu adalah dengan mencarinya, sedangkan untuk mendapatkan ilmu adalah dengan bertanya.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[Jaami’ Bayaanil ‘Ilmi 1/87]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan kepada Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu, &lt;em&gt;“Dengan apa engkau mendapatkan ilmu?”&lt;/em&gt; Beliau menjawab, &lt;em&gt;“Dengan lisan yang sering bertanya dan hati yang cerdas.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[Ta’liimul Muta’allim karya Az Zarnuji halaman 106]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Ibnu Syihab, beliau berkata, &lt;em&gt;“Ilmu itu perbendaharaan-perbendaharaan, dan kunci-kuncinya adalah bertanya.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[Jaami’ Bayaanil ‘Ilmi 1/89]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;jazakillah khayr..&lt;/p&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-6222493493731845360?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/6222493493731845360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/kunci-ilmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/6222493493731845360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/6222493493731845360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/kunci-ilmu.html' title='Kunci Ilmu'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-3257614762209967834</id><published>2009-01-05T20:19:00.001+07:00</published><updated>2009-01-05T20:28:25.653+07:00</updated><title type='text'>Hafalan vs Maksiat</title><content type='html'>sumber: http://imamul.wordpress.com/2008/12/20/tips-menjaga-hafalan/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;imam syafi'i pernah mengadu kepada gurunya karena kehilangan hafalan, kemudian gurunya menjelaskan bahwa itu adalah akibat dari kemaksiatan yg dilakukannya (yang konon diriwayatkan maksiatnya berupa tanpa sengaja melihat betis seorang wanita).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang ulama bernama waki' bin al-jarrah dikenal memiliki ingatan yang kuat. beliau ditanya tentang obat agar memiliki ingatan yang kuat. beliau menjawab, "jauhi maksiat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-quran dan sesungguhnya Kami pula yg akan menjaganya."&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[QS Al-Hijr (15) : 9]&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah penafsiran dari segi kebahasaan yaitu jika Allah menggunakan kata ganti 'Kami' berarti dalam konteksnya Allah akan melibatkan makhluqnya. dari ayat di atas ditafsirkan bahwa dalam penurunan alquran, Allah melibatkan makhluqNya yaitu malaikat jibril. dalam penjagaan alquran, Allah juga melibatkan orang yang beriman sebagai penghafal alquran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka jika kita ingin diberi nikmat oleh Allah berupa interaksi yang kuat dengan quran, yang salah satunya adalah mendapat kehormatan sebagai penjaga/penghafal quran, maka kita harus terus menjaga dan meningkatkan kualitas keimanan kita. coba simak pendapat ahlus sunnah bahwa iman adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;"Membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, diperbuat dengan anggota badan, bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan."&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya menjadi jelas bahwa kemaksiatan akan mengurangi kualitas keimanan. dan dampaknya adalah juga menurunkan kualitas interaksi kita dengan alquran. termasuk akan mengganggu hafalan sebagaimana tersebut pada dua kisah di awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga bisa menjawab ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;insyAllah saya akan tulis juga tentang 'maksiat dan dampaknya' di blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita sama-sama berdoa agar senantiasa bisa menjauhi maksiat dan ditambah keimanan sehingga bisa menghafal quran dengan baik. amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wAllahu a'lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-3257614762209967834?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/3257614762209967834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/hafalan-vs-maksiat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/3257614762209967834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/3257614762209967834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2009/01/hafalan-vs-maksiat.html' title='Hafalan vs Maksiat'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-1259962440184938962</id><published>2008-12-20T00:56:00.000+07:00</published><updated>2008-12-20T00:57:10.289+07:00</updated><title type='text'>Tips Menjaga Hafalan</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span class="ayetler"&gt;&lt;i&gt;"Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (Sunnah Nabimu). Sesungguhnya, Allah adalah Mahalembut lagi Maha Mengetahui."&lt;/i&gt; &lt;b&gt;[QS al-Ahzab: 34]&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;i&gt;"Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Qur'an sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh."&lt;/i&gt; &lt;b&gt;[HR. Tirmidzi]&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hafalan quran merupakan sesuatu yang sangat berharga. Sangat rugi apabila kita kehilangan ayat-ayat yang pernah kita hafal. Bahkan ulama mengatakan perihal mana yang lebih penting: menambah hafalan atau menjaga hafalan, maka yang perlu diprioritaskan adalah menjaga hafalan. Tentu sangat utama apabila kita bisa konsisten menambah hafalan dan juga tetap menjaga yang sudah dihafal dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Banyak sekali cara-cara untuk menjaga hafalan quran. Ada beberapa buku yang membahas tentang itu. Pada tulisan ini, saya hanya akan membagi kiat menjaga hafalan yang selama ini saya praktekan dan, alhamdulillah, cukup manjur &lt;img src="http://imamul.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" mce_src="http://imamul.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" class="mceWPmore mceItemNoResize" title="More..." /&gt; bagi saya dalam menjaga hafalan quran yang saya miliki. Intinya adalah, isi waktu 'bengong' (dimana tidak memungkinkan untuk mengerjakan suatu aktivitas lain) dengan mengulang-ulang hafalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tips yang pertama: ketika dalam perjalanan (ke kampus atau pulang ke kosan misalnya) baik berjalan kaki maupun naik kendaraan, temani perjalanan kita dengan lantunan ayat-ayat yang sudah kita hafalkan. Tanpa terasa dengan cara itu, saat sampai ke tempat tujuan kita sudah berhasil mengulang setengah sampai satu juz hafalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kiat yang kedua: misalkan kita terbiasa olahraga lari pagi, iringi derap lari kita dengan mengulang hafalan. Jika kita memiliki hafalan satu juz, maka jangan berhenti berlari sebelum selesai mengulang satu juz. Atau jika kita menargetkan lari 3 km, maka selama lari kita mengulang hafalan, kemudian jika belum selesai sebanyak jumlah ayat yang dihafal, lanjutkan mengulang hafalan saat duduk atau istirahat sehabis lari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian, mudah-mudahan tips sederhana ini bisa membantu dalam menjaga hafalan quran.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-1259962440184938962?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/1259962440184938962/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/12/tips-menjaga-hafalan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/1259962440184938962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/1259962440184938962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/12/tips-menjaga-hafalan.html' title='Tips Menjaga Hafalan'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-3902897776978972618</id><published>2008-12-20T00:15:00.001+07:00</published><updated>2008-12-20T00:19:04.482+07:00</updated><title type='text'>Mencari Kebenaran?</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;terus terang sy geli sambil-senyum-nyaris-tertawa-agak-menangis liat&lt;br /&gt;tulisan ttg ‘mencari kebenaran’,&lt;br /&gt;bukankah dg islamnya kita berarti (insyAllah) kita sudah menemukan&lt;br /&gt;kebenaran?!&lt;br /&gt;permasalahannya bukan ‘mencari kebenaran’ tapi bagaimana agar menapaki&lt;br /&gt;‘jalan kebenaran’ itu dengan baik dan istiqomah,&lt;br /&gt;jika menyebut ayat:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“tunjukilah kami jalan yg lurus”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[qs 1:6]&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;sungguh penafsiran paling bagus (menurut sy) yg pernah sy pelajari ttg&lt;br /&gt;ayat tadi adalah:&lt;span id="more-89"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“berilah kami hidayah ke jalan yg lurus dan berilah kami hidayah dalam&lt;br /&gt;menapaki jalan yg lurus tersebut”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;kemudian dihubungkan dengan ayat:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan ‘Tuhan kami ialah Allah’&lt;br /&gt;kemudian mereka istiqomah, maka malaikat akan turun kepada mereka&lt;br /&gt;dengan mengatakan ‘Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih’&lt;br /&gt;dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah&lt;br /&gt;kepadamu”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[qs 41:30]&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;umar bin khattab mengartikan ‘istiqomah’ sebagai:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“tetap tegak berjalan dan tidak berjalan seperti tupai yang sesekali&lt;br /&gt;berhenti kemudian menengok kesana kemari”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;dan ayat &lt;strong&gt;[qs 1:6&lt;/strong&gt;] tadi menurut ulama adalah do’a yg paling baik..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;lalu apa maksudnya ucapan “selamat mencari” atau “silakan buktikan&lt;br /&gt;sendiri”?!&lt;br /&gt;jangan seolah-seolah di antara sekian pergerakan itu ada yg paling&lt;br /&gt;benar kemudian tujuan pencariannya adalah berafiliasi dengan yg paling&lt;br /&gt;benar itu..&lt;br /&gt;(mungkin lebih tepatnya: paling cocok dan nyaman bagi pribadi masing2)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Setiap anak adam sering berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang&lt;br /&gt;berbuat salah adalah yang orang yang bertaubat”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR. Tirmidzi, Ahmad,&lt;br /&gt;Ibnu Majah dan ad Darimi]&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;manusia itu rentan khilaf,&lt;br /&gt;begitu juga sistem pergerakan hasil ijtihad manusia pasti punya cacat,&lt;br /&gt;sangat naif jika seorang berkapasitas tulabi mencukupkan sumber ilmu&lt;br /&gt;dari satu pembinaan saja,&lt;br /&gt;galilah ilmu dan tambal apa yg bolong dr pemahaman kita..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;anekdot,&lt;br /&gt;fulan1: kaifa haluk, akh?&lt;br /&gt;fulan2: alhamdulillah ana sehat2&lt;br /&gt;ustadz: antuma tau konjugat mu’tal wauw?&lt;br /&gt;fulan 1&amp;amp;2: apaan tuh?&lt;br /&gt;ustadz: wah, dari obrolannya sy kira kalian jago bahasa arab&lt;br /&gt;fulan 1&amp;amp;2: ampun, ustadz&lt;/p&gt; &lt;p&gt;landasi aktivitas dengan ilmu,&lt;br /&gt;jangan dulu berbicara soal (misalnya) fiqh da’wah jika perkara aqidah&lt;br /&gt;saja tidak tau..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Wahai para pengemban ilmu, ber-amal-lah kalian dengan ilmu itu.&lt;br /&gt;Sebab sesungguhnya seseorang disebut `alim karena dia berilmu kemudian&lt;br /&gt;beramal dan ilmunya selaras dengan amalnya. Karena kelak akan ada&lt;br /&gt;beberapa kaum yang mengemban ilmu tapi ilmunya tidak pernah melewati&lt;br /&gt;tenggorokkannya, keadaan mereka ketika mereka menyendiri berbeda&lt;br /&gt;ketika mereka berada di antara orang banyak, amalnya berbeda dengan&lt;br /&gt;ilmunya, mereka duduk berhalaqah-halaqah, satu sama lain saling&lt;br /&gt;bangga dengan halaqah-halaqahnya, sampai ada seseorang yang marah&lt;br /&gt;kepada kawan duduknya hanya karena kawannya duduk pada majelis lain&lt;br /&gt;dan meninggalkan halaqahnya. Merekalah orang-orang yang amal-amal&lt;br /&gt;mereka tidak akan diangkat dari majelis mereka kepada Allah.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[Ali bin&lt;br /&gt;Abi Thalib]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-3902897776978972618?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/3902897776978972618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/12/mencari-kebenaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/3902897776978972618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/3902897776978972618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/12/mencari-kebenaran.html' title='Mencari Kebenaran?'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-4640396819690521142</id><published>2008-11-15T09:56:00.000+07:00</published><updated>2008-11-15T09:57:40.425+07:00</updated><title type='text'>Akhlaq yang Baik</title><content type='html'>&lt;p&gt;Apa keutamaan akhlaq yang baik?&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Membawa ke surga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggapai derajat yang tinggi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendapatkan keutamaan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tambahan timbangan amal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dicintai Allah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyempurnakan keimanan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dekat dengan Rasulullah kelak di akhirat&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Apa akibat akhklaq yang buruk?&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Merusak amal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjadi bangkrut di hari kiamat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jauh dari Rasulullah kelak di akhirat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masuk neraka&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Apa itu akhlaq yang baik?&lt;img src="http://imamul.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" mce_src="http://imamul.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" class="mceWPmore mceItemNoResize" title="More..." /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jangan berbuat buruk sehingga manusia sekitar aman dari lisan dan tangan kita&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika ditimpa keburukan, jadikan pelajaran, jangan berniat membalas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghormati manusia dengan kata-kata dan perbuatan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Dari mana munculnya akhlaq?&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hati yang mendorong kepada kelakuan binatang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hati yang mendorong kepada kelakuan Syetan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hati yang mendorong kepada kelakuan Malaikat&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Kepada siapa perlu ber-akhlaq baik?&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Orang tua&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kerabat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tetangga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sesama muslim&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sesama makhluq&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Bagaimana cara mendapatkan akhlaq yang baik?&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Do'a memohon akhlaq yang baik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersungguh-sungguh untuk mendapat akhlaq yang baik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bergaul dengan orang-orang yang ber-akhlaq baik&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;(materi ini didapatkan dari Syaikh Dr Kholil Al-Harbi --imam di salah satu masjid di Madinah yang kebetulan sedang berkunjung ke Bandung-- dalam paparan beliau di Masjid Salman ITB pada Kamis 13 November 2008 ba'da zhuhur)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-4640396819690521142?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/4640396819690521142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/11/akhlaq-yang-baik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/4640396819690521142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/4640396819690521142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/11/akhlaq-yang-baik.html' title='Akhlaq yang Baik'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-2235230347015784527</id><published>2008-11-08T07:57:00.000+07:00</published><updated>2008-11-08T07:58:14.844+07:00</updated><title type='text'>Setan Buka Kartu</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Diriwayatkan bahwa Nabi Musa a.s. pernah dua kali berjumpa dengan iblis. Pada kedua kejadian itu terpetik pengakuan dari iblis tentang cara dia menyesatkan manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di pertemuan pertama iblis mengingatkan empat perkara:&lt;br /&gt;1. Syetan akan menguasai kita di saat kita marah&lt;br /&gt;2. Syetan akan melemahkan perjuangan kita dengan mengingatkan tentang istri dan anak&lt;br /&gt;3. Syetan akan mempermainkan hati kita di saat kita terjebak dalam perdebatan sehingga logika kita tertutup&lt;br /&gt;4. Syetan akan menemani jika kita berduaan dengan wanita yang bukan mahram&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di pertemuan kedua iblis mengingatkan tiga perkara:&lt;br /&gt;1. Berhati-hatilah jika berduaan dengan wanita yang bukan mahram karena syetan akan selalu membisikkan untuk berbuat keji&lt;br /&gt;2. Berhati-hatilah dengan janji yang ditetapkan karena syetan akan mempengaruhi untuk merusak janji itu&lt;br /&gt;3. Berhati-hatilah dengan dengan amanah yang dipikul karena syetan akan membujuk untuk mengkhianati amanah tersebut&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari dua episode tersebut, ada satu kesamaan. Iblis selalu mengingatkan perkara berduaan dengan wanita yang bukan mahram. Tentu pengulangan tersebut menunjukkan betapa krusialnya hal itu. Sesuatu yang kini dianggap remeh dan semakin dianggap biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-2235230347015784527?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/2235230347015784527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/11/setan-buka-kartu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/2235230347015784527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/2235230347015784527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/11/setan-buka-kartu.html' title='Setan Buka Kartu'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-2039877788608234692</id><published>2008-11-08T07:55:00.001+07:00</published><updated>2008-11-08T07:57:25.173+07:00</updated><title type='text'>Motivasi dan Prosedur Taubat</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.&lt;/em&gt;” &lt;strong&gt;[QS. Al Baqarah: 222]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Setiap anak adam sering berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah yang orang yang bertaubat.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR. Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah dan ad Darimi]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai manusia, seringkali kita melakukan kesalahan baik sengaja maupun tidak. Tidak sedikit dari kesalahan-kesalahan itu yang kemudian menjadi dosa. Oleh karena itu sudah sepantasnya bagi kita untuk terus mengoreksi diri terhadap kesalahan dan dosa kemudian bertaubat memohon ampun kepada Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam hadits lain disebutkan bahwa Allah akan gembira jika ada manusia yang bertaubat kembali kepada-Nya dengan kadar kegembiraan seperti seorang yang kehilangan untanya yang penuh muatan dalam perjalanan kemudian menemukannya kembali. Perlu dicatat bahwa perumpamaan unta dan muatan saat dalam perjalanan di gurun adalah suatu perumpamaan yang menggambarkan urgensi hal tersebut nyaris sebagai perkara hidup dan mati. Alasan untuk mendapatkan ridho Allah seyogyanya menjadi motivasi utama kita untuk kembali bertaubat kepada-Nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diriwayatkan bahwa Rasulullah sendiri memohon ampun kepada Allah dengan beristighfar sebanyak tujuh puluh sampai seratus kali dalam sehari. Bayangkan, seorang dengan level Rasulullah saja begitu intens dalam bertaubat, apalagi kita yang bergelimang dosa ini?! Kita lihat dari cerita kehidupan para ulama, bahwa semakin tebal keimanan, semakin tinggi ketakwaaan, bukan malah besar kepala dengan ketaatan dan merasa sedikit berdosa, tapi justru menjadi semakin sering bertaubat. Hal ini menjadi pelajaran bagi kita jika ternyata kita masih enggan mengakui kesalahan dan sulit mengucap istighfar, bisa jadi kualitas ketakwaan kita memang rendah. Itulah motivasi kedua dalam bertaubat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Motivasi lain bisa didapat dari ungkapan yang menyebutkan bahwa seorang mu’min akan memandang dosa seperti gunung sedangkan seorang munafiq memandang dosa seperti lalat. Berhati-hatilah jika mungkin suatu saat pernah menganggap kecil suatu dosa dengan berpikiran “ah, dosa yang ini sih akan hilang dengan sekadar berwudhu” atau “ah, dosa yang ini sih tidak sebanding dengan amal ibadah yang kulakukan selama ini” atau juga “ah, tidak apa-apa sekali-kali berbuat dosa kecil”, barangkali kita sudah terjerumus kepada kemunafikan. Seorang mu’min seharusnya bersikap hati-hati dengan dosa sekecil apapun itu dan bersungguh-sungguh memohon ampun atas dosa tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara garis besar, prosedur taubat dapat dijabarkan sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Tetapkan hati dan ikhlaskan niat&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Ucapkan permohonan ampun dengan lisan berupa kalimat istighfar dan dzikir&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Berazam sekuat tekad untuk meninggalkan, menjauhi, dan tidak mengulangi lagi perbuatan dosa tersebut&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengikuti dosa itu dengan perbuatan baik dengan harapan dampak buruk dari dosa tersebut dapat tertutupi oleh perbuatan baik yang dilakukan. Hal ini sangat penting jika ternyata kesalahan kita berhubungan dengan orang lain sehingga wajib bagi kita untuk mendapatkan maaf dari yang bersangkutan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Shalat sunnah dua rakaat sebagai penyempurna taubat&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Semoga kita termasuk orang-orang yang bersegera kepada ampunan Allah dan bermotivasi untuk senantiasa menyucikan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang di sediakan untuk orang-orang yang bertakwa.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[Ali-Imran: 133]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-2039877788608234692?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/2039877788608234692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/11/motivasi-dan-prosedur-taubat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/2039877788608234692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/2039877788608234692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/11/motivasi-dan-prosedur-taubat.html' title='Motivasi dan Prosedur Taubat'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-1684623726103960518</id><published>2008-09-26T16:38:00.001+07:00</published><updated>2008-09-26T16:40:21.336+07:00</updated><title type='text'>Tafsir Pakaian</title><content type='html'>"Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang terbaik" (QS 7:26)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari ayat tersebut dapat diperoleh tuntunan tiga fungsi pakaian. yang pertama adalah sebagai penutup aurat, yang kedua adalah sebagai perhiasan, dan yang ketiga adalah fungsi taqwa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pakaian apapun, utamanya harus menutup aurat. meskipun kebaya (misalnya) adalah pakaian adat yang dihormati, tetap saja jelek jika cara memakainya ternyata tidak menutup aurat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian pakaian berfungsi sebagai perhiasan. Allah itu indah dan menyukai keindahan. dalam salah satu hadits (astaghfirullah, saya lupa redaksinya) disebutkan sabda rasul yang melarang sombong, kemudian sahabat bertanya bahwa dia menyukai pakaian bagus apakah itu disebut sombong, lalu rasul menjawab bahwa memakai pakaian bagus adalah baik, sedangkan yang disebut sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain. dalam ayat lain disebutkan anjuran memakai pakaian indah saat memasuki masjid:&lt;br /&gt;"Wahai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (QS 7:31)&lt;br /&gt;kadar indah dan bagus yang tidak berlebihan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kesemuanya itu harus dibingkai oleh fungsi yang ketiga, yaitu pakaian sebagai bentuk ketaqwaan. dalam konteks ini, pakaian juga berlaku untuk sifat penampilan secara umum. bukan berarti ketaqwaan itu haruslah berbentuk busana muslim. bukankah kebersihan adalah cabang iman?! aktivis masjid identik dg baju kusam, sarung lecek, peci lusuh?! gimana mo berdakwah klo malah dijauhi mad'u gara2 penampilan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;citra?&lt;br /&gt;penting donk!&lt;br /&gt;asal niatnya baik..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-1684623726103960518?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/1684623726103960518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/09/tafsir-pakaian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/1684623726103960518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/1684623726103960518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/09/tafsir-pakaian.html' title='Tafsir Pakaian'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-748009461910319651.post-3997459970276458738</id><published>2008-09-26T06:45:00.001+07:00</published><updated>2008-09-26T06:53:53.267+07:00</updated><title type='text'>Bebasan Banten</title><content type='html'>Bahasa Banten adalah salah satu dialek dari Bahasa Sunda. Sesuai dengan sejarah kebudayaannya, bahasa Sunda dituturkan di provinsi Banten khususnya di kawasan selatan provinsi tersebut (kecuali kawasan pantura yang merupakan daerah tujuan urbanisasi dimana penutur bahasa ini semakin berkurang prosentasenya). Basa Sunda Dialek Banten ini dipertuturkan di daerah Banten selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bahasa Banten, di provinsi Banten digunakan juga bahasa Banyumasan dan bahasa Jawa yang digunakan di daerah pesisir utara Banten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: wikipedia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahasa ini memang merupakan turunan dari bahasa jawa dan sunda tetapi juga memiliki keunikan sendiri yang membedakannya dengan bahasa jawa dan sunda. sesuai latar belakangnya, yaitu daerah selatan dulu terpengaruh kerajaan pajajaran (sunda). sedangkan daerah utara (dimana kesultanan banten berdiri) terpengaruh dari perjuangan hasanudin (anak&lt;br /&gt;dari sunan gunung jati) yang berasal dari demak. karena dalam jalurnya demak juga melakukan ekspansi ke cirebon jadi jangan heran jika bahasa cirebon juga memliki kemiripan dengan bahasa jawa banten. jadi daerah utara banten menggunakan bahasa jawa banten sedangkan daerah selatan banten menggunakan bahasa sunda banten. berhubung tempat saya -cilegon- ada di utara jadi pakenya bahasa jawa banten. sedangkan di daerah selatan seperti pandeglang dan sekitarnya pake bahasa sunda banten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenernya di keluarga kalo ngomong ke anak2 pakenya bahasa indonesia. saya belajar bahasa ini dari percakapan orang tua, kalo ada tamu, kalo ngomong sama temen2 sekomplek, plus waktu ngaji kitab (kan diterjemahin pake bahasa jawa banten, contoh: "ad-duruus ats-tsaalits&lt;br /&gt;fii ahkam al-mad" disyarah menjadi "utawi iki iku pelajaran kang kaping telu ingdalem nyatakaken hukum mad"). bagi yang pernah ngaji kaya gini pasti familiar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengenai bahasa kitab ini juga punya kebanggaan tersendiri. menurut guru ngaji saya, bahasa jawa banten ini digubah sehingga sesuai dengan bahasa kitab arab. hal ini dilakukan dalam rangka pendidikan agama. pada masa itu, ulama banten merupakan pionir pendidikan agama islam di pulau jawa sehingga kitab-kitab arab itu disyarah dengan bahasa jawa banten. sebagai bukti, ulama asal banten yang menjadi mufti di mekkah adalah syaikh nawawi albantani. salah satu karya beliau adalah tafsir munir atau mirajul lubaid atau marah labid. sewaktu paman saya pergi haji ke mekkah dia sempat ditunjukki makam syaikh nawawi dan mendapati cerita bahwa syaikh merupakan ulama terkenal disana. selain itu masih banyak ulama-ulama banten yang menimba ilmu sampai ke negeri arab. tidak heran kalo sejak dulu banten dikenal sebagai tempatnya ulama dan pendekar. kitab-kitab arab dengan syarah bahasa jawa banten masih bisa didapat di toko kitab di pasar rau (dulu saya beli disana).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahasa jawa banten juga ada versi kasar ada versi alus. misalnya kata 'saya' versi kasarnya: 'kite' versi alusnya: 'kule'. kata 'tidak' versi kasarnya: 'ore' versi alusnya: 'boten'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang bahasa banten tampak semakin langka. padahal bahasa adalah unsur penting bagi identitas budaya yang tentu memiliki nilai, sejarah, dan kebanggaan tersendiri. tidak sedikit putra-putri banten yang tidak tau bebasan ('bebasan' berarti menggunakan bahasa versi alus, bukan yang versi kasar). saya sendiri juga tidak fasih dalam bebasan. mungkin juga masih banyak kosa kata yang belum saya tau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka, yuk sama-sama belajar dan ikut melestarikan budaya bebasan banten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suatu ketika saya pernah dikritik oleh seorang sanak saudara, "isin geh ngaku wong banten lamun boten bangkit bebasan mah!" (malu ngaku orang banten kalo gabisa bebasan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oia, ternyata bahasa banten ini udah ada kamusnya loh,&lt;br /&gt;coba cek di:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.antara.co.id/arc/2007/5/14/kamus-jawa-banten-edisi-kedua-diterbitkan/"&gt;http://www.antara.co.id/arc/2007/5/14/kamus-jawa-banten-edisi-kedua-diterbitkan/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya lagi nyari kamus itu,&lt;br /&gt;ada yg punya gak?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/748009461910319651-3997459970276458738?l=ibnuthohir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/feeds/3997459970276458738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/09/bebasan-banten.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/3997459970276458738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/748009461910319651/posts/default/3997459970276458738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnuthohir.blogspot.com/2008/09/bebasan-banten.html' title='Bebasan Banten'/><author><name>imamul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14672527792894700314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eXbFjE3aACw/SNrIARSYZ0I/AAAAAAAAAAU/HY-5SPVApbo/S220/studio2.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry></feed>
